satu (pemimpin)

Satu jika ditulis dalam bentuk angka maka hanya ada sebuah coretan, dengan kata lain sebuah coretan mempunyai arti satu. Dalam bahasa arab, sampai romawi kuno sekalipun angka satu hanya berupa sebuah coretan. angka satu hanya satu, sendiri, tidak ada siapa- siapa, dan ada dipaling ujung atau depan sendiri dan paling atas (kalau angka nol itu tidak dianggap, karena angka nol tidak berarti apa-apa, ingat ! tidak ada juara nol ) perlu ditegaskan lagi, angka satu pasti berada dipaling atas dan sendirian.

Satu benar – benar sangat diperebutkan, bahkan sampai titik darah penghabisan, dan untuk menjadi nomer satu seseorang harus menyingkirkan orang lain agar dia hanya satu karena nomer satu itu adalah satu dengan kata lain tidak ada orang lain dan hanya saya atau dia.

Disebuah final sepak bola piala dunia ketika waktu sudah habis dan kedudukan masih imbang maka akan diadakan perpanjangan waktu, dan ketika setelah perpanjangan waktu kedudukan masih imbang akan diteruskan dengan adu penalty sampai benar –benar ada yang menang dan kalah, itu semua dilakukan karena nomer satu atau juara satu itu hanya ada satu.

Dalam sebuah kompetisi atau perlombaan maka hanya ada satu juara satu, ketika dia naik kepodium maka dia berhak berada dipodium paling atas dan sendirian, saat itu sang juara satu tersebut berada di tempat yang paling tidak seimbang seandainya tiba – tiba podium itu di goyang dan seandainya ada seorang penembak (entah jitu atau amatiran) maka obyek yang paling mudah untuk dibidik adalah si juara satu tersebut. Satu adalah satu, menjadi nomer satu maka dia harus siap sendirian tidak memiliki teman atau sandaran, ketika dia menghadapi cobaan maka dia akan menanggungnya sendirian karena satu adalah sendirian hanya berupa satu coretan, kalau dua coretan itu adalah dua dan tiga coretan itu tiga.

Dalam sebuah kelompok (mulai dari Negara sampai organisasi) tentu memiliki pemimpin, dan (hampir) bisa dipastikan kalau hanya ada satu pemimpin. Pemilihan pemimpin pasti melalu sebuah kompetisi sebelum diperoleh satu orang yang dinilai layak menjadi pemimpin, itu terjadi karena seorang pemimpin hanya ada satu, jadi salah satu harus menyingkirkan kandidat yang lain agar dia hanya sendirian. Pemimpin atau orang nomer satu didalam kelompok tersebut memiliki tanggung jawab (paling) besar dalam kelompoknya, dan ketika terjadi hal yang tidak beres dalam kelompok tersebut maka hal pertama yang akan diserang adalah pemimpin, itu karena letak pemimpin adalah berada di posisi paling atas, paling mudah dilihat, paling mudah di goyang, dan paling mudah di tembak. Seorang pemimpin memiliki banyak musuh (karena banyak yang menginginkan jabatannya), karena itu ketika dia memiliki masalah dia harus menyelesaikannya sendiri karena dia tidak tahu siapa teman, bahkan mungkin masalah itu datang dari temannya yang (ternyata) adalah musuhnya.

Nah tahukan resikonya jadi nomer satu, pemimpin atau jadi juara? Masih mau jadi pemimpin? Masih ngimpi jadi presiden?…….. hehehe itu Cuma teori kok kenyataannya banyak yang ndaftar jadi presiden tuh! Kalo jadi presiden renuha …………………….. Mau?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.